.
  • Kumpulan Backlink Generator Free
  • Free Submission URL lengkap
  • Submit Blog ke Direktory free lengkap
  • Widget for Blogger
  • Artikel Blogger
  • Mobile and Download Apps
  • Get Money / Affiliate Iklan
  • Get Money / Affiliate Iklan
[Pemerintahan][bleft]

Sekilas

[Sekilas][twocolumns]

10 Manfaat Kurma yang Jarang Diketahui, Meningkatkan Kesehatan Otak Hingga Jantung

 
10 manfaat kurma yang jarang diketahui. foodandnutrition.org ©2020 Merdeka.com
TBM KRIDHARAKYAT, JAKARTA - Kurma adalah buah yang identik dengan Bulan Ramadhan. Buah kecil berwarna cokelat kehitaman ini memiliki rasa yang manis dan banyak dijumpai, khususnya saat Bulan Puasa. Kurma sering dijadikan sebagai kudapan ringan untuk takjil atau pun menu berbuka puasa.
Tidak hanya saat Bulan Ramadhan saja, kurma juga bisa ditemukan di hari-hari biasa dan biasanya disajikan sebagai makanan ringan untuk menemani aktivitas atau pun untuk menjamu tamu di rumah. Selain dikonsumsi sebagai kudapan yang lezat, ternyata buah kurma juga memiliki berbagai manfaat sehat, lho.
Beberapa jenis buah kurma yang terkenal adalah yang berasal dari jalur Gaza, Mesir, dan Arab Saudi. Dikenal berkualitas tinggi dan memiliki rasa yang manis, jenis tersebut dihargai lebih mahal dibandingkan dengan kurma lainnya.
Untuk mengetahui apa saja manfaat kurma bagi kesehatan yang jarang diketahui, simak ulasan berikut ini:

1. Menjaga Kesehatan Pencernaan

Sumber: organicsoul.com 2020 Merdeka.com

Tergantung pada varietas dan tahap kematangannya, sekitar 6,4% hingga 11,5% kandungan kurma terdiri dari serat terutama jenis yang tidak larut.
Makanan yang kaya akan jenis serat tidak larut dapat membantu memadatkan feses dan melancarkan pencernaan. Dengan kata lain, makan makanan berserat setiap hari (sekitar 25-30 gram/ hari) dapat menghindari Anda dari masalah diare dan sembelit.
Selain itu, kandungan fenolik tinggi dalam buah ini membantu membersihkan usus sehingga berpotensi menurunkan risiko Anda terkena kanker usus.

2. Mencegah Risiko Diabetes
Penelitian yang diterbitkan oleh Nutrition Journal tahun 2011, menunjukkan bahwa buah kurma mempunyai indeks glikemik rendah. Buah asal Arab ini jika dimakan tidak akan langsung melonjakkan kadar gula darah setelah makan.
Walaupun rasanya manis, memakan buah kurma tidak serta-merta langsung meningkatkan risiko Anda terkena diabetes. Justru, kandungan serat dalam buah nabi ini akan membantu Anda mengurangi risiko diabetes. Serat tak larut dicerna lebih lambat di dalam perut sehingga membantu tubuh lebih baik mengontrol kadar gula darah.

3. Meningkatkan Kesehatan Tulang
Buah ini mengandung selenium, mangan, tembaga, dan magnesium yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tulang dan merupakan bagian integral dari perkembangan dan kekuatan tulang yang sehat, terutama saat orang mulai menua dan tulang mereka perlahan melemah. Semua zat gizi ini telah dipelajari untuk potensinya dalam mencegah osteoporosis.
Kurma mengandung sejumlah mineral sehingga membuatnya menjadi makanan super untuk memperkuat tulang dan melawan penyakit atau kondisi yang menyebabkan rapuh dan keroposnya tulang, seperti osteoporosis.

4. Mencegah Anemia
Mudah lelah dan kulit pucat adalah dua gejala utama Anda mengalami kekurangan zat besi alias anemia. Kurma ternyata mengandung zat besi yang tinggi, sehingga baik dijadikan sebagai sumber makanan untuk mencegah anemia.
Tingginya kadar zat besi pada kurma akan membantu proses pembentukan sel darah merah, meningkatkan energi dan kekuatan, sekaligus mengurangi rasa lelah dan kelesuan. Selain itu, kurma memiliki kandungan mineral tinggi, yang bermanfaat untuk mengatasi berbagai kondisi kesehatan.

5. Mencegah Alergi

Sumber: pexels.com 2020 Merdeka.com

Tidak banyak yang tahu bahwa kurma mengandung belerang organik. Memang ini bukanlah unsur yang mudah ditemukan dalam makanan, tetapi belerang organik memiliki manfaat kesehatan yang banyak, termasuk mengurangi reaksi alergi dan alergi musiman.
Oleh karena itu, bagi penderita alergi sangat baik untuk mengonsumsi kurma sebagai salah satu alternatif pencegahan dan penyembuhan.

6. Meningkatkan Kemampuan Otak
Penelitian menemukan bahwa buah kurma dapat membantu proses peradangan, seperti interleukin 6 (IL-6) di otak. Tingkat IL-6 yang tinggi dikaitkan dengan risiko penyakit neurodegenerative seperti Alzheimer.
Tidak hanya itu, penelitian yang dilakukan pada hewan juga membuktikan berfungsi untuk mengurangi aktivitas protein beta amiloid. Zat ini dapat membentuk plak di otak dan menyebabkan kematian sel otak jika kadarnya terlalu tinggi.
Manfaat kurma untuk kesehatan otak ini masih berhubungan dengan antioksidan flavonoid untuk mengurangi peradangan di otak.

7. Meningkatkan Kesehatan Jantung
Kurma mengandung banyak vitamin dan mineral yang berguna untuk meningkatkan kesehatan jantung Anda.
Mineral yang terkandung di dalam kurma, antara lain magnesium dan kalium. Kedua mineral ini dapat membantu menurunkan tekanan darah ke tingkat yang lebih sehat. Ditambah lagi, kandungan serat dalam buah ini juga bermanfaat untuk mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh.
Selain itu, buah ini juga mengandung antioksidan asam fenolik yang terkenal karena sifat antiradangnya. Asam fenolik dipercaya dapat membantu menurunkan risiko Anda terkena hipertensi, penyakit jantung, dan stroke.
Para ahli merekomendasikan untuk makan buah ini setidaknya dua kali seminggu untuk memelihara kesehatan jantung Anda.

8. Menangkal Radikal Bebas
Buah ini tinggi antioksidan yang mampu mengurangi efek radikal bebas dalam tubuh. Antioksidan bekerja melindungi sel dan jaringan tubuh dari stres dan peradangan kronis yang memicu berbagai risiko penyakit.
Flavonoid, karotenoid, dan asam fenolik adalah beberapa jenis antioksidan yang dapat membantu mengurangi risiko beberapa jenis kanker. Karotenoid juga dapat mengurangi risiko gangguan pada mata terkait penuaan, seperti degenerasi makula.

9. Melancarkan Persalinan
Beberapa penelitian mengatakan bahwa buah kurma mengandung zat-zat aktif tertentu yang bisa memicu produksi hormon oksitosin lebih banyak. Hormon oksitosin dapat meningkatkan sensitivitas rahim dan memulai kontraksi.
Selain itu, penelitian dari Iranian Journal of Nursing and Midwifery Research mengatakan bahwa buah asal Arab ini mengandung zat tanin yang bermanfaat untuk melancarkan kontraksi tanpa rasa sakit.
Oleh karena itu, beberapa pakar juga menyarankan ibu hamil untuk makan buah ini guna mendapatkan asupan energi tambahan.

10. Mencegah Infeksi

Sumber: liveeatlearn.com 2020 Merdeka.com

Kurma mengandung antioksidan yang mampu menangkal dampak buruk radikal bebas dan menurunkan risiko terjadinya penyakit infeksi dan penyakit jantung. Bahkan, kandungan flavonoid yang ada di dalam kurma juga mampu mencegah peradangan dan berpotensi mencegah diabetes, Alzheimer, dan kanker. (merdeka.com/ist)