Berita Utama

[News][bleft]

Sari Berita

[Sekilas][twocolumns]

Bupati Madiun H. Ahmad Dawami Didampingi Kadis Kominfo Drs. Sawung Rehtomo, M.Si Hadiri Pertemuan dengan Wartawan di Pujasera

MADIUN (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Dalam rangka menjalin sinergitas, Pemerintah Kabupaten Madiun adakan pertemuan dengan puluhan insan pers di BUMDes Pujasera, Desa/Kecamatan Jiwan. Rabu (23/11/2022). Pertemuan tersebut dihadiri Bupati Madiun H. Ahmad Dawami Ragil Saputro, S.Sos didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Drs Sawung Rehtomo, M.Si, serta dua narasumber dari Dinas Sosial dan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun serta diikuti para insan pers di Madiun dari berbagai media, baik media online, cetak, tv, hingga radio. 



BUPATI MADIUN
 H. Ahmad Dawami Ragil Saputro, S.Sos dalam sambutannya mengatakan bahwa peran pers adalah bagian penting dari pembangunan bangsa Indonesia. Pers memiliki empat fungsi penting, yaitu menginformasikan, mengedukasi, menghibur, dan kontrol sosial. "Terima kasih kepada seluruh insan pers yang telah membantu Pemerintah Kabupaten Madiun dalam memberikan edukasi kepada masyarakat," ujar Bupati yang akrab disapa Kaji Mbing tersebut. 



PADA
kesempatan tersebut, pihaknya juga menyampaikan sangat terbuka terhadap masukan, saran, kritikan, sehingga semuanya tujuannya satu dalam membangun daerah dan masyarakat di bumi Kampung Pesilat Indonesia. 



SEMENTARA
itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun Nur Rosyid Anang Kusuma, SKM, M.Si pada kesempatan tersebut mengatakan, bahwa peran Pemerintah Kabupaten Madiun dalam penanganan penyandang disabilitas, sudah bagus. Demikian halnya dengan penyaluran bantuan juga sudah tepat sasaran. Untuk mencapai itu semua, dirinya mengaku telah melakukan kerjasama dengan seluruh kecamatan dan para relawan. “Peran pemerintah Kabupaten Madiun, memanusiakan manusia. Karena mereka juga ingin sejahtera. Karena itu Dinsos memfasilitasi mereka, termasuk memberikan sembako, uang dan pelatihan. Tapi sebelumnya dilakukan asesment,” terang Anang.

 


KADINSOS
Kabupaten Madiun Nur Rosyid Anang Kusuma, SKM, M.Si juga mengaku, selain dari Pemerintah Kabupaten Madiun, bantuan juga datang dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan Kementerian Sosial. Termasuk juga bantuan berupa suport bagi masyarakat yang tidak bisa melakukan aktifitas, bantuan diserahkan kepada keluarga. 



SEDANGKAN
, Sufiyanto dari Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun pada kesempatan tersebut memaparkan tentang Program Kesehatan dalam upaya penurunan dan pencegahan stunting. Salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Madiun dalam hal ini Dinas Kesehatan adalah dengan mendatangi langsung sasaran yang di backup oleh Puskesmas setempat. “Penyebab terjadinya stunting, diantaranya kurangnya asupan gizi dalam waktu lama. Untuk mencegah, perlu asupan gizi yang cukup sejak dari remaja putri, calon pengantin, ibu hamil. Termasuk dengan memberikan tablet multi vitamin,” pungkas Sufiyanto sebagaimana yang diinformasikan oleh Dinas Kominfo Kabupaten Madiun.  (KR-YAN/AS). 

IKLAN

Recent-Post