Berita Utama

[News][bleft]

Sari Berita

[Sekilas][twocolumns]

Pemkab Ponorogo Siap Menuju Indonesia Emas 2045


PONOROGO (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Pemkab Ponorogo terus matangkan diri menyambut Indonesia emas 2045. Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) setempat menggelar Grand Final Duta Genre (Generasi Berencana) di Gedung Sasana Praja Rabu (8/5) lalu.

Grand final diikuti sepuluh peserta terpilih dari total 97 orang yang bersaing dalam pemilihan Duta Genre 2024. Pertanyaan seputar materi narkoba, pernikahan dini, kesehatan reproduksi, serta stunting, disodorkan kepada sepuluh peserta gran final Duta Genre 202.

Hasilnya, Muhammad Sulaiman Rifa'i (SMAN 1 Badegan) dan Herse Arselina Nafi’i (SMAN 1 Ponorogo) berhasil meyakinkan tiga dewan juri. Keduanya dinobatkan sebagai Juara I Duta Genre 2024 dalam malam grand final tersebut. "Kami ingin Duta Genre bisa menjadi penggerak, penyebar, dan pengajak akan banyak hal, untuk hidup sehat, positif, menuju generasi berencana dan generasi emas,’’ pesan Bupati Sugiri Sancoko.

Duta Genre merupakan wujud komitmen Pemkab Ponorogo mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul. Duta Genre terpilih menjadi pionir menyuarakan edukasi kepada remaja sebayanya. Mulai edukasi anti seks pra nikah, NAPZA, stunting, hingga masalah usia perkawinan. "Mudah-mudahan ke depan Ponorogo semakin tumbuh dan hadir generasi berkualitas,’’ harapnya.

Kepala Dinas PPKB Ponorogo Henry Indrawardana menambahkan, Duta Genre 2024 diikuti 97 peserta setingkat SMA dan mahasiswa. Mereka menjalani tahapan seleksi mulai tes wawancara, tulis, serta karantina dan uji modeling.

Tahapan yang berlangsung 1,5 bulan lebih itu diuji oleh ahli di bidangnya. Hingga terpilih sepuluh terbaik yang berkesempatan masuk grand final. "Remaja cenderung lebih mudah diedukasi antar sebaya,’’ kata Henry.

Adapun juara terpilih dalam grand final bakal maju ke tingkat provinsi mewakili Bumi Reog. Jika terpilih, mereka bakal lanjut ke tingkat nasional. Henry berharap para duta mampu menjadi role model teman sebayanya aktif edukasi hidup sehat. "Semoga bisa menang,’’ ujar Henry sembari menyebut dua prestasi tingkat Jatim diraih Dinas PPKB, yakni Lomba Pemilihan Penyuluh KB, serta Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK). Demikian sebagaimana diinformasikan oleh Radar Madiun. (KR-FEB/AS)

IKLAN

Recent-Post