Berita Utama

[News][bleft]

Sari Berita

[Sekilas][twocolumns]

Peringatan Hari Ibu ke-97, Pemkab Madiun Gelar Upacara Dorong Perempuan Indonesia Memiliki Kesempatan yang Setara


MADIUN (KORAN KRIDHARAKYAT.COM) - Upacara peringatan Hari Ibu ke-97 yang ditayangkan Live Streaming melalui kanal Youtube Pemkab Madiun, berlangsung khidmat. Upacara yang bertempat di Halaman Pendopo Ronggo Djumeno tersebut, mengambil tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045”. Senin (22/12/2025) lalu.



Hari Ibu yang diperingati tiap tanggal 22 Desember merupakan momentum untuk mengapresiasi perjuangan perempuan Indonesia. Kaum perempuan berperan penting dalam upaya untuk mewujudkan bangsa yang sejahtera, berdaulat, berdikari, dan berkepribadian. Dimana sejarah Hari Ibu berakar pada kongres perempuan Indonesia pertama pada tahun 1928 di Yogyakarta. Melalui kongres tersebut, mengantarkan Indonesia pada tonggak penting yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Ibu melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959. Seperti halnya yang disampaikan Bupati Madiun, Hari Wuryanto dalam sambutannya.





Dalam lintasan sejarah, perempuan Indonesia telah menjadi agen perubahan dalam menggerakkan inovasi, memperjuangkan keadilan, serta menguatkan nilai-nilai kemanusiaan, walaupun menghadapi berbagai tantangan. “Perempuan tidak pernah berhenti berjuang. Dengan kreativitasnya, perempuan menunjukkan bahwa kemajuan bangsa tidak pernah terpisah dari kemajuan perempuan”, ujar Bupati Madiun.



Bupati Madiun menambahkan, peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 tersebut sejalan dengan agenda Nasional, termasuk implementasi asta cita dan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, penguatan sistem perlindungan, penghapusan diskriminasi, serta percepatan pemberdayaan perempuan di berbagai sektor. Disamping itu, pemerintah terus memperkuat kerangka hukum dan kebijakan melalui Undang-undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), Undang-undang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PDKRT), hingga pengarusutamaan gender dalam seluruh sektor pembangunan. “Semua kita dorong agar perempuan Indonesia memiliki kesempatan yang setara, terlindungi dari kekerasan, bebas diskriminasi, serta mampu berdaya dan berkarya sesuai potensi terbaiknya”, tambahnya.



Adapun dalam kegiatan ini, dihadiri oleh Wakil Bupati Madiun, Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Pj Sekda Kabupaten Madiun, Para Staf Ahli, Asisten, Camat, Ibu Ketua TP PKK Kabupaten Madiun beserta wakilnya, serta para tamu undangan lainnya. Demikian sebagaimana diinformasikan oleh Dinas Kominfo Kabupaten Madiun. (KR-FEB/AS)

IKLAN

Recent-Post