[Pemerintahan][bleft]

Sekilas

[Sekilas][twocolumns]

Bupati Madiun Secara Simbolis Serahkan SK Kenaikan pangkat 767 ASN Pemkab Madiun

MADIUN(KR)- Senin (4/3) Bertempat dihalaman Pusat Pemerintahan Kabupaten Madiun telah terlaksana penyerahan Kenaikan Pangkat (KP) kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Madiun, Mejayan.


Dalam kegiatan tersebut Bupati madiun mengucapkan selamat kepada ASN yang menerima Kenaikan Pangkat dan berharap dengan Kenaikan Pangkat yang diterima akan memperbaiki komitmen semuanya terutama bagi para penerima Kenaikan Pangkat untuk berkomitmen bahwa kita adalah pelayan masyarakat.


Bupati Madiun juga berharap dengan kenaikan pangkat ini komitmen untuk masyarakat harus semakin didekatkan dan komitmen untuk memberikan pelayanan secara maksimal bagi masyarakat harus tetap di pertahankan.


“ Seperti yang kita ketahui banyak hal hari ini dan hari-hari selanjutnya, capaian-capaian yang menjadi target kita belum terealisasi. Saya berharap dengan Kenaikan Pangkat para Pegawai ini akan menambah spirit dan motivasi semuanya. Tapi tidak lupa pada komitmen yang telah diemban, ada tugas yang tidak bisa dilepaskan anda sebagai ASN. Ketiak ASN sudah melekat kepada kita semuanya, masyarakat berhak bertanya apapun tentang birokrasi” ujar H. Ahmad Dawami.


Beliau bercerita, saat menghadiri acara di kantor Gubernur, ada evaluasi kinerja untuk tahun 2017-2018. Kita harus kejar di 2019 ini agar supaya kita tidak ketinggalan dengan daerah-daerah lain. Semua harus maksimal ditanggungjawabnya masing-masing. Kita mendapatkan evaluasi ditahun sebelumnya dengan hasil yang kurang memuaskan, itu merupakan bukti kurangnya kebersamaan kita. Tidak boleh ada salah satu ASN yang merasa lebih disini, semuanya sama dan bersama-sama untuk memajukan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan dikabupaten madiun, mudah-mudahan berjalan dengan baik. 


”Saya berharap semangat kalian semua dapat menjadi target utama sesuai visi misi yang telah kita sepakati. Saya tidak akan membiarkan ada resiko terhadap para ASN semua” tutur H. Ahmad Dawami.