.
  • Kumpulan Backlink Generator Free
  • Free Submission URL lengkap
  • Submit Blog ke Direktory free lengkap
  • Widget for Blogger
  • Artikel Blogger
  • Mobile and Download Apps
  • Get Money / Affiliate Iklan
  • Get Money / Affiliate Iklan
[Pemerintahan][bleft]

Sekilas

[Sekilas][twocolumns]

Gelar Rakor Evaluasi Kegiatan Suro, Bupati Madiun Tegaskan Kegiatan Suro Zero Accident


MADIUN (KR) - Selasa (3/9) Rakor Evaluasi Rangkaian kegiatan Suro digelar di pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun. Dalam kesempatan tersebut hadir Bupati Madiun, Walikota Madiun, Forkopimda Kabupaten/Kota Madiun, 14 perguruan silat se-Kabupaten Madiun dan kades se- Kabupaten Madiun.

Bupati Madiun, Ahmad Damawi menyampaikan Kabupaten Madiun telah bersepakat menjadi Kampung Pesilat. Untuk itu semua harus menjaga kedamian dan kerukunan antar pesilat.

“Untuk kegiatan suro dan suroagung kedepan semua harus koordinas supaya terdikteksi jumlah peserta yang akan ikut berziarah. Sehingga agar mudah kita menertibkan, ketua pantia perguruan harus juga harus selalu berkoordinasi sehingga akan mudah terindetifikasi dan mudah di tertibkan. Sudah tidak di perbolehkan lagi penggunaan sepeda montor dalam menuju kelokasi ziarah makam, semua menjadi satu bersama-sama menggunakan roda 4/truk yang sudah disediakan panitia untuk menuju ke lokasi ziarah” Ujar

Semantara itu, walikota madiun Walikota Madiun, Maidi mengatakan bahwa bulan suro tahun depan akan berbentuk wisata Nasional bahkan Internasional, maka program-program kegiatan dikumpulkan antara kota dan kabupaten dengan pelakunya semua perguruan silat yang ada di Madiun. ”Setelah semua kegiatan disempurnakan menjadi lebih bagus dan siap untuk disuguhkan, wisatawan lokal maupun nasional siap untuk didatangkan”.

Bupati Madiun menyampaiakan klarifikasi kepada masyarakat dan semua pihak tentang adanya kejadian yang mungkin tersebar di medsos ataupun berita yang menghubungkan dengan rangkaian acara satu suro. “kegiatan suro berjalan aman, lancar, zero accident dan terkendali berkat kerjasama dari semua pihak”.

Begitu juga dengan ketua perguruan silat PSHT dan PSHW juga bersepakat, bahwa kejadian yang terjadi pada saat suro, itu merupakan diluar kegiatan suro dan itu masalah pribadi tidak ada kaitannya dengan perguruan silat maupun rangkaian kegiatan suro. Dan seluruh 14 perguruan silat se-kabupaten madiun sepakat untuk menjaga kedamaian dan keamanan dalam bulan suro ini.





Dilansir dari : https://madiunkab.go.id