.
  • Kumpulan Backlink Generator Free
  • Free Submission URL lengkap
  • Submit Blog ke Direktory free lengkap
  • Widget for Blogger
  • Artikel Blogger
  • Mobile and Download Apps
  • Get Money / Affiliate Iklan
  • Get Money / Affiliate Iklan
[Pemerintahan][bleft]

Sekilas

[Sekilas][twocolumns]

Lewat Gerakan Salat Subuh Berjamaah, Walikota Madiun Serap Aspirasi Warga


MADIUN (KR) – Giat peningkatan Trantibum atau ketentraman dan ketertiban umum di gelar bersamaan dengan Salat Subuh kembali di gelar, Kamis (5/9). Gerakan Salat Subuh Berjamaah Walikota Madiun tersebut berlanjut ke Masjid Nurul Hidayah Kelurahan Josenan. . Kegiatan juga sekaligus sarana menyerap aspirasi masyarakat terkait jalannya pembangungan.

‘’Pemerintah itu melayani, bukan dilayani. Dengan banyak turun seperti ini dapat mendengarkan langsung apa yang menjadi keluh kesah mereka,’’ kata walikota.

Dalam kegiatan tersebut Beragam keinginan disampaikan. Mulai soal pemanfaatan tanah asset pemerintah, tanah makam, tower telekomunikasi yang mangkrak, hingga pembangunan menara masjid. Satu-satu persatu keluhan tersolusikan. Walikota menyebut banyak usulan baru dari masyarakat. Sebab, kegiatan Salat Subuh banyak dihadiri tokoh agama hingga para sesepuh. Mereka biasanya tidak bisa hadir saat pertemuan di kelurahan maupun pertemuan resmi yang lain.

‘’Banyak masyarakat yang ingin menyampaikan keluh kesahnya. Pemerintah harus membuka beragam kesempatan agar semua keinginan dapat tersampaikan,’’ ungkapnya.

Waktu subuh dinilai juga tepat untuk menggelar dialog. Sebab, suasana masih fresh. Pikiran masih jernih. Walikota juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan himbauan ketertiban. Terutama soal akses informasi yang semakin mudah di era sekarang ini. Masyarakat diminta untuk selektif dalam mengakses informasi. Sebab, tidak menutup kemungkinan informasi yang beredar adalah hoax.

‘’Masyarakat harus berhati-hati. Kota Madiun kota yang damai aman. Jangan dikotori dengan berita-berita yang tidak benar. Ini bisa menimbulkan masalah,’’ tegasnya.

Walikota juga menyampaikan untuk selalu berbuat baik kepada sesama. Itu penting untuk menjaga kerukunan serta sebagai modal menjalani kehidupan di akhirat kelak.

‘’Saya selalu mengingatkan, dunia tempat meninggal. Bukan tempat tinggal. Mari berbuat baik kepada sesama. Jangan pelit berbuat baik,’’ pungkasnya.

Pemerintah Kota Madiun melalui kelurahan setempat juga memberikan bantuan alat kebersihan untuk masjid, alat pemadam api ringan (Apar), dan pemotong rumput untuk digunakan di lingkungan sekitar. Bantuan tersebut berangkat dari dana kelurahan tahun ini.





Dilansir dari : https://www.facebook.com/pemkotmadiun