.
  • Kumpulan Backlink Generator Free
  • Free Submission URL lengkap
  • Submit Blog ke Direktory free lengkap
  • Widget for Blogger
  • Artikel Blogger
  • Mobile and Download Apps
  • Get Money / Affiliate Iklan
  • Get Money / Affiliate Iklan
[Pemerintahan][bleft]

Sekilas

[Sekilas][twocolumns]

Nasi Pecel Mbak Titik, Kuliner Langganan Pemancing Mania Waduk Pondok




NGAWI (KR)  – Kerelaan berbagi tak harus menanti berlimpahnya rejeki. Banyak cara untuk bisa mengulurkan tangan bagi sesama. Seperti yang dilakukan Titik, 43 tahun yang berbagi dengan cara berjualan pecel Rp 5 ribu per porsi. Satu porsi pecel dengan lauk tempe, dadar telur harganya cuma Rp 5 ribu. Murah banget. Bahkan sangat…sangat murah! Bila bandingkan dengan warung-warung penjual nasi pecel lainnya. Satu porsi nasi pecel rata-rata Rp 8 ribu hingga Rp10 ribu. Bahkan bisa lebih mahal lagi.
Tak hanya harganya yang murah pol, nasi pecel olahan Mbak Titik rasanya nyampleng. Gurih dan pedasnya pas di lidah. Usaha Warung yang sudah berjalan dua puluh lima tahun ini, harga seporsi pecel hanya Rp5 ribu. Minumnya segelas teh manis atau kopi manis Rp2.000. Jadi untuk makan dan minum cuma bayar Rp7000, ” kata ibu yang mempunyai anak satu ini sebagaimana ditulis dilaman dero.ngawikab.id
Titik dalam usaha warung nasi pecel ini tidak sendirian,ia di bantu anaknya dan juga saudara ataupun kadang saat hari Minggu di bantu keluarganya yang lain. Warung Mbak Titik ini berada di jalan Raya Kedungprahu – Waduk Pondok Km 3, tepatnya di desa Dero, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi. Buka setiap pagi dari pagi jam 04.30 WIB hingga pukul 11.00 WIB setiap harinya bisa menghabiskan 7- 9 kilogram nasi dan juga kalau sore buka mulai pukul 16.00 WIB sampai habis jualan nasinya.
Pembelinya selain dari warga setempat,warga desa lain, pengendara yang melintas, dan juga terutama adalah para pemancing Mania Waduk Pondok yang rata-rata dari luar Kabupaten Ngawi yang selalu membeli sarapan bila berangkat maupun pulang mancing. Salah satu pembeli Suratmin mengaku hampir setiap hari sarapan di warung pecel Mbak Titik. “Selain harganya murah, rasa pecelnya juga nikmat. Warungnya juga bersih”, ungkapnya
Menurutnya saat ini sangat sulit mencari nasi pecel dengan harga murah. Apalagi kondisi saat ini harga-harga sembako sangat tinggi. “Kalau tidak niat berbagi, tidak akan berjualan nasi pecel Rp 5 ribu perporsi, murah banget, ” kata Mas Eko Budi, salah satu pembeli dari Magetan yang merupakan pemancing Waduk Pondok.
Membuka warung makan nasi pecel dengan harga murah sudah menjadi tekad Mbak Titik untuk bisa berbagi dengan sesama. “Mumpung masih ada umur saya ingin bisa berbagi dengan menjual pecel murah,dan Alhamdulillah dengan usaha yang saya lakoni ini,saya Bisa menyekolahkan satu- satunya anak saya yang sampai saat ini sudah semester tujuh . ” kata Mbak Titik. (suparno)