.
  • Kumpulan Backlink Generator Free
  • Free Submission URL lengkap
  • Submit Blog ke Direktory free lengkap
  • Widget for Blogger
  • Artikel Blogger
  • Mobile and Download Apps
  • Get Money / Affiliate Iklan
  • Get Money / Affiliate Iklan
[Pemerintahan][bleft]

Sekilas

[Sekilas][twocolumns]

Gubernur Jatim Kunjungi RSUD Dolopo Madiun

TBM KRIDHARAKYAT, KABUPATEN MADIUN - Gubernur Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si,  Sabtu sore 21 Maret 2020 meninjau langsung bangunan gedung baru RSUD Dolopo, Kabupaten Madiun yang disiapkan jika ada pasien dicurigai terpapar virus corona. Peninjauan yang didampingi Bupati Madiun H. Ahmad Dawami Ragil Saputra, S.Sos tersebut dilakukan bersama tim gugus percepatan penanganan Covid-19 di Jatim. Yakni gugus kuratif, gugus tracking serta gugus promotif dan preventif. 

Gubernur Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si
Sabtu sore 21 Maret 2020 meninjau langsung bangunan
gedung baru RSUD Dolopo (Foto : http://rri.co.id)
GUBERNUR Khofifah mengatakan gedung baru RSUD Dolopo itu akan dijadikan sebagai ruang isolasi baik bagi orang dalam pemantauan (ODP) maupun pasien dalam pengawasan (PDP). Menurutnya, ruangan itu setidaknya mampu menampung 88-100 pasien. Selain ruangan, tenaga medis pun disiapkan, yakni seorang dokter spesialis paru. Pun sarana prasarana penunjang juga disediakan. Survei yang dilakukannya kali ini, juga sekaligus ingin mengetahui sarpras yang nantinya akan didukung oleh Pemprov Jatim. "Kami ingin gedung ini menjadi opsi untuk memberikan perawatan baik pada posisi ODP maupun PDP meskipun kita bertambah bed dan rumah sakit," ungkap Gubernur. 

Gubernur Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si
Sabtu sore 21 Maret 2020 meninjau langsung bangunan
gedung baru RSUD Dolopo (Foto : http://rri.co.id)
PADA kesempatan itu Gubernur, Khofifah meminta masyarakat dapat melakukan isolasi mandiri. Sebab, pihaknya telah mengeluarkan surat keputusan yang menyatakan bahwa Jatim darurat bencana Covid-19. Ia menghimbau masyarakat menjaga pola hidup bersih dan sehat, tidak keluar rumah kecuali untuk alasan yang penting, serta berolagraga yang cukup. "Saya minta kehati-hatian dan kewaspadaan kita semua dan jangan panik kalau kita semua gotong royong mencari solusi saya yakin badai pasti berlalu,"kata dia. 
BERDASARKAN data di seluruh Kabupaten/Kota di Jatim hingga Jum'at sore 20 Maret 2020, terdapat 635 ODP. Kemudian 72 orang tercatat PDP dan 15 diantaranya dinyatakan positif Covid-19. Data tersebut akan terus di update setiap harinya pada pukul18.00 WIB. Dari data itu, Khofifah menyebut hampir seluruh kabupaten/kota di Jatim terdeteksi ada ODP maupun PDP. Kondisi itu menurutnya harus menjadi kewaspadaan bersama. (EW/RRI/IST)