.
  • Kumpulan Backlink Generator Free
  • Free Submission URL lengkap
  • Submit Blog ke Direktory free lengkap
  • Widget for Blogger
  • Artikel Blogger
  • Mobile and Download Apps
  • Get Money / Affiliate Iklan
  • Get Money / Affiliate Iklan
[Pemerintahan][bleft]

Sekilas

[Sekilas][twocolumns]

Virus Corona Masuk Indonesia, 73 RS di Jawa Timur Bersiaga

TBM KRIDHA RAKYAT, SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiagakan 73 rumah sakit setelah virus corona masuk ke Indonesia. Presiden Joko Widodo mengumumkan 2 warga Depok, Jawa Barat terinfeksi virus corona.
Dua orang ibu dan anak, seorang ibu berusia 64 tahun dan anaknya berusia 31 tahun dipastikan positif terjangkit virus. 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
(Suara.com/Achmad Ali)
Gubernur Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si  mengatakan, dengan masuknya virus mematikan itu ke Indonesia, memaksa Jawa Timur meningkatkan kewaspadaan. Diantaranya, menyiapkan segala hal yang dibutuhkan untuk penanganan pasien. Termasuk rumah sakit. "Di Jawa Timur kita sudah siapkan tiga rumah sakit milik pemerintah Provinsi Jatim. Antara lain, RSUD Dr. Saiful Anwar Malang, RSUD Dr. Sudono Madiun dan RSUD Dr. Soetomo Surabaya," terang Khofifah ditemui di Surabaya, Senin (2/3/2020).

Lebih lanjut Khofifah menyampaikan, dirinya tetap akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat untuk mengantisipasi penyebaran virus tersebut. "Kita serahkan ke pusat (pemerintah pusat). Yang pasti Jatim siap," tegasnya. Sementara Kepala Dinas Kesehatan Jatim dr. Herlin Ferliana, M.Kes menambahkan, selain tiga rumah sakit Provinsi Jatim, juga ada 70 rumah sakit swasta yang siap membantu pemerintah. "Selain tiga rumah sakit provinsi juga ada 70 rumah sakit swasta yang siap. Rumah sakit swasta ini yang pasti memiliki ruang isolasi seperti Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya," terangnya.

Sebelumnya, dua warga Depok terinfeksi virus corona, diumumkan Presiden Joko Widodo di Istana Presiden, Jakarta, Senin (2/3/2020). Keduanya adalah ibu dan anak. Seorang ibu berusia 64 tahun dan anaknya berusia 31 tahun positif terjangkit virus corona jenis baru (COVID-19). "Ternyata orang yang terkena virus corona ini berhubungan dengan dua orang. Seorang ibu yang umurnya 64 dan putrinya yang berumur 31 tahun dicek oleh tim kita ternyata pada posisi yang sakit," kata Jokowi. Menurut penelusuran, dua WNI tersebut terjangkit dari seorang WN Jepang yang berkunjung ke rumah keduanya di Depok. "Minggu yang lalu ada informasi bahwa ada orang Jepang yang ke Indonesia kemudian tinggal di Malaysia dan dicek di sana ternyata positif corona. Tim dari Indonesia langsung menelusuri orang Jepang ini ke Indonesia bertamu ke siapa, bertemu dengan siapa ditelusuri dan ketemu," ungkap Jokowi. (SUARAJATIM.ID)