[Pemerintahan][bleft]

Sekilas

[Sekilas][twocolumns]

Eksistensi Hedonisme di Kalangan Mahasiswa

Oleh : Nazathusohiroh Sovia Sasmita

MAHASISWA merupakan penggerak suatu perubahan dalam perkembangan bangsa diwaktu mendatang. Perkembangan zaman di era milenial membuat kehidupan masyarakat mengalami perubahan dalam bergaya hidup. Pemenuhan gaya hidup yang dilakukan masyarakat biasanya tidak jauh dengan sifat–sifat hedonisme. Dimana hedonisme lebih menjurus kepada kegiatan foya-foya ataupun melakukan suatu hal yang kurang bermanfaat. Adapun faktor pendukung seseorang menjadi hedonisme, yakni faktor internal dan eksternal. Faktor internal biasanya didasari dalam diri kita sendiri. Dimana hal ini merujuk pada sifat seseorang yang selalu merasa tidak puas terhadap apa yang dimiliki. Hal inilah yang memicu seseorang menjadi manusia yang serakah dan cenderung materialistik, sehingga sangat mudah untuk terjerumus dalam perilaku konsumerisme dan berujung pada sifat hedonisme. Faktor eksternal sendiri meliputi adanya arus westernisasi dan globalisasi informasi. Semakin berkembangnya SDM maka ikut pula perkembangan dalam dunia elektronik, transportasi maupun alat – alat canggih lainnya.

MAKA tidak heran jika kita sering menjumpai anak- anak hingga usia tua yang sudah menggunakan teknologi berbasis elektronik. Dengan adanya teknologi berbasis elektronik maka dapat dilihat pula perubahan gaya hidup masyarakat dari tradisional ke modern. Dalam dunia pendidikan, seorang mahasiswa yang biasanya memiliki gaya hidup hedonisme dilatar belakangi oleh adanya sifat konsumtif. Konsumtif sendiri merujuk pada penggunaan uang yang berlebihan oleh mahasiswa hanya untuk kesenangan dan digunakan untuk hal yang kurang bermanfaat. Salah satu motivasi mahasiswa dalam bergaya hidup hedonisme adalah rasa ingin tahu.

ADANYA rasa ingin tahu yang tinggi dan lebih mementingkan keinginan dan kepuasan diri, merupakan alasan yang melopori perkenalan mahasiswa ingin melakukan hal baru dalam kehidupannya. Mulai dari cara berpakaian, cara bergaul, dan cara menghibur diri. Hiburan yang sering menggugah rasa keingin tahuan mahasiswa adalah pergi ke mall dan juga kafe-kafe mahal untuk kepentingan posting foto dan video di media sosial milik mereka. Banyak mahasiswa yang menghabiskan uang hanya untuk berbelanja barang yang menurutnya harus dimiliki agar tidak ketinggalan tren. Kebiasaan mahasiswa yang rela mengeluarkan banyak uang juga karena ingin memiliki barang yang bermerk dan memiliki harga beli yang mahal. Selain itu, dekatnya lokasi kampus dengan kafe-kafe mahal juga menjadi faktor penyebab mahasiswa ingin melakukan hal itu sebagai bentuk kegiatan untuk menhibur diri disela kejenuhan. Alasan lain yang menjadikan mahasiswa sering berkunjung ke kafe adalah untuk mengerjakan tugas-tugas kuliah namun pada kenyataannya hanya sebagai formalitas untuk sekedar nongkrong bersama teman-teman. Dengan begitu, mahasiswa biasanya mulai merasakan ketagihan, dan akhirnya mengulanginya kembali secara terus-menerus.

SELAIN itu, kegiatan yang biasa dilakukan oleh mahasiswa adalah travelling. Sebisa mungkin mereka menyisikan waktu liburan untuk kegiatan travelling. Hal ini menjadi agenda wajib setiap liburan tiba untuk mengurangi kejenuhan disela perkuliahan. Namun, kadangkala kegiatan ini menjadi sorotan beberapa mahasiswa untuk menggunakan uang yang menjerumuskan pada sifat konsumtif. Tidak dapat dipungkiri, hal tersebut menjadi hal yang wajar di kalangan mahasiswa bahkan hanya untuk mengikuti tren kebutuhan foto dalam bermedia sosial. Bagaimana tidak, kegiatan tersebut cukup menguras dompet jikalau mereka memilih tempat liburan yang bisa menghabiskan cukup banyak uang. Belum lagi untuk transportasi, konsumsi maupun persewaan alat perlengkapan. Faktor lain yang menyebabkan mahasiswa berbuat hedonis, karena dilatar belakangi oleh meniru gaya hidup kebarat – baratan yang didasari oleh rasa keingin tahuan dan menyebabkan mereka melakukannya yakni pergi ke club malam bahkan hanya untuk kebutuhan bersosial media saja.

KEGIATAN ini sangat berujung negatif yang bisa menghabiskan banyak uang hanya untuk bersenang - senang semata. Bukan hanya menghabiskan uang saja namun juga berdampak pada latar belakang perilaku yang menyimpang. Dimana club malam cenderung dengan melakukan kegiatan yang bersifat negatif yang dapat menjerumuskan mereka dalam pergaulan yang salah. Biasanya mereka melakukan berbagai kegiatan seperti, pesta miras, merokok, menggunakan pakaian minim yang tidak memandang bagi laki–laki maupun perempuan. Dampak lain dari hal ini yakni mendorong seseorang untuk melakukan hal tersebut lagi karena kecanduan. Bila hal tersebut terus diulangi akan mengakibatkan penggunaan uang yang berlebihan hanya untuk kepuasan diri.
BAHKAN para mahasiswa rela menyisikan uang yang seharusnya digunakan untuk keperluan perkuliahan dipergunakan untuk hal- hal tersebut.  Lingkungan pergaulan memang menjadi faktor unggul dalam mempengaruhi kehidupan
seorang mahasiswa. Maka dari itu seorang mahasiswa harus memiliki karakter yang kuat untuk tidak terpengaruh dalam kehidupan dan kondisi yang menyimpang dari keadaan sebelumnya. Sebagai seseorang yang bergelut dalam dunia pendidikan baiknya mengesampingkan keinginan yang sekiranya malah menjerumuskan kepada hal negatif. Banyak hal positif yang bisa kita lakukan untuk menghindari fenomena tersebut, yakni seperti mengikuti kegiatan dalam kampus yang bisa menyibukkan kita untuk melakukan hal positif dan menjadi produktif sehari–harinya. Sepatutnya pula kita bergaul dengan teman di lingkungan yang tidak menjerumuskan kita kepada sikap yang menyimpang dari keadaan kita. Dan perlu adanya penguatan diri atas mendahulukan kebutuhan dibandingkan dengan keinginan. Bahkan jika itu keinginan yang berujung negatif harus pandai–pandai menghindarinya.

MAKA dari itu kita harus berhati–hati dalam bergaul, apalagi diiringi majunya zaman yang mudah untuk menjerumuskan dalam hal negatif. Menyibukkan diri dengan hal positif adalah cara yang tepat untuk menghindari kegiatan yang kurang bermakna. (*)
*) Penulis adalah Mahasiswa Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Muhammadiyah Malang
Alamat : Jl. Hasanudin Junrejo Kota Batu, Jawa Timur.